(PORTAL JATIM ONLINE) Probolinggo - Bencana angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo pada Jumat, 16 Januari 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang beragam, mulai dari ringan hingga cukup parah.
Puting beliung terjadi bersamaan dengan hujan deras disertai angin kencang. Dalam waktu singkat, pusaran angin merusak atap rumah warga, menumbangkan pepohonan, serta menyisakan puing bangunan yang berserakan di lingkungan permukiman.
Berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya lebih dari 20 rumah dilaporkan terdampak. Kerusakan paling banyak ditemukan pada bagian atap rumah yang terangkat atau roboh akibat kuatnya hembusan angin. Selain itu, sejumlah fasilitas lingkungan juga ikut terdampak akibat pohon tumbang.
Salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup signifikan berada di Kecamatan Leces, di mana belasan rumah warga dilaporkan rusak. Warga setempat mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang karena angin datang secara tiba-tiba dan berlangsung sangat cepat.
Pasca kejadian, warga bersama aparat desa bergotong royong membersihkan sisa-sisa material bangunan dan ranting pohon yang menutup akses jalan. Pemerintah desa telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo untuk melakukan pendataan lanjutan dan menyiapkan langkah penanganan.
Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan. Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi, terutama pada musim penghujan.