Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Tag Terpopuler

PKB Probolinggo Matangkan Musran, Perkuat Ranting Menuju Pemilu 2029

Sunday, September 13, 2026 | September 13, 2026 WIB Last Updated 2026-09-13T09:15:34Z
PROBOLINGGO – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Probolinggo mulai mematangkan penataan struktur hingga tingkat desa melalui Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pra Musyawarah Ranting (Musran) DPRT PKB se-Kabupaten Probolinggo, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi PKB setelah sebelumnya dilakukan penataan kepengurusan di tingkat DPC dan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC). Tahapan berikutnya diarahkan pada pembentukan dan penguatan struktur Dewan Pengurus Ranting (DPRT) di tingkat desa.

Rapat dipimpin Sekretaris DPC PKB Kabupaten Probolinggo H. Mahrus Sholeh yang mewakili Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo. Kegiatan diikuti ketua dan sekretaris DPAC PKB dari seluruh kecamatan di Kabupaten Probolinggo.

Sejumlah pengurus, legislator, dan badan otonom PKB turut menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Gus Didik Humaidi, Ketua DKC Panji Bangsa Kabupaten Probolinggo Mochammad Al-Fatih, anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo Muad, Ketua DKC Garda Bangsa Muhammad Badrul Kamal, serta Ketua DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Probolinggo Hj. Siti Arifah.

Hadir pula unsur Lembaga Hukum dan Hak Asasi Manusia (Lakumham) PKB, di antaranya Habib Mustofa dan Amatsunu, serta Bendahara DKC Panji Bangsa Kabupaten Probolinggo Taufiq Hidayat.

Dalam sambutannya, Mahrus menyampaikan bahwa Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo berhalangan hadir dan menitipkan salam kepada seluruh pengurus DPAC yang mengikuti kegiatan.

Menurut Mahrus, konsolidasi hingga tingkat ranting menjadi bagian penting dalam membangun organisasi yang solid sekaligus mempersiapkan kekuatan PKB menghadapi agenda politik mendatang.

"Kegiatan ini merupakan rangkaian penataan struktur. Setelah DPC dan DPAC, sekarang kita menuju penataan struktur ranting," kata Mahrus.

Ia menekankan, soliditas antara DPC, DPAC, dan ranting menjadi salah satu kunci untuk memperkuat posisi PKB di Kabupaten Probolinggo.

Mahrus mengatakan, struktur partai di tingkat kecamatan hingga desa tidak hanya dibutuhkan ketika menghadapi pemilu, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menyerap aspirasi masyarakat dan menjaga hubungan partai dengan konstituen.

Ia juga menyampaikan pesan Ketua DPC agar seluruh kader menjadikan kantor dan organisasi PKB sebagai rumah bersama.

"Rumah ini bukan rumah Ketua DPC, bukan rumah ketua DPAC, tetapi rumah kita bersama dalam rangka menjaga sistem demokrasi agar berjalan sesuai dengan harapan Undang-Undang Dasar 1945," ujarnya.

Menurut dia, kepengurusan DPC PKB Kabupaten Probolinggo saat ini telah memasuki fase kepemimpinan definitif setelah mendapatkan penetapan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB dan dilantik di Jakarta pada 23 Juli 2026.

Dengan struktur yang semakin lengkap, Mahrus berharap konsolidasi tersebut mampu melahirkan kekuatan politik baru hingga tingkat desa.

Ia menegaskan, PKB Kabupaten Probolinggo menargetkan hasil yang lebih baik pada Pemilu 2029. Penguatan struktur dari tingkat DPC, DPAC hingga ranting dinilai menjadi salah satu fondasi untuk mencapai target tersebut.

"Soliditas teman-teman PAC sampai ranting diharapkan menjadi sebuah kekuatan baru. Kalau pada pemilu sebelumnya kita unggul dari sisi suara namun belum sebanding dengan perolehan kursi, ke depan tentu harapannya PKB bisa menjadi pemenang," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Gus Didik Humaidi meminta pengurus DPAC dan ranting memperkuat komunikasi dengan anggota Fraksi PKB di DPRD Kabupaten Probolinggo.

Menurut Gus Didik, komunikasi yang rutin diperlukan agar aspirasi masyarakat dari tingkat desa dapat lebih cepat diterima dan diperjuangkan melalui lembaga legislatif.

"DPAC dan ranting harus sering bertemu dengan anggota Fraksi PKB agar aspirasi ranting dan masyarakat di tingkat akar rumput bisa kami dengar dan perjuangkan di DPRD," ujar Gus Didik.

Ia menilai keberadaan pengurus ranting memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

"Tanpa ranting dan DPAC, kami juga tidak bisa menjangkau lebih jauh kebutuhan masyarakat di akar rumput," katanya.

Melalui rangkaian Pra Musran tersebut, DPC PKB Kabupaten Probolinggo berharap proses penataan struktur ranting tidak hanya melengkapi organisasi secara administratif, tetapi juga memperkuat fungsi kader sebagai penghubung antara masyarakat, partai politik, dan wakil rakyat.

Musyawarah ranting selanjutnya akan menjadi forum organisasi untuk menata kepengurusan PKB di tingkat desa sekaligus memperkuat konsolidasi partai menuju agenda politik mendatang.(adv) 
×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal
-->